Melomiri

Istriku Hamil Anak Siapa?

Language: id

Setelah istriku mengalami keguguran. Menurut dokter, dia tidak akan bisa hamil lagi seumur hidupnya. Istriku menangis-nangis meminta maaf kepadaku, menyuruhku untuk melupakannya dan mencari wanita lain yang bisa memberiku anak. Aku memeluknya dengan hati pilu dan menegaskan padanya bahwa aku tidak peduli kami punya anak atau tidak. Saat aku memeluknya pula, dia tidak bisa melihat bahwa bibirku menyeringai. Obat aborsi tradisional yang aku beli dari desa rupanya benar-benar manjur dan bekerja lebih cepat dari dugaanku. Karena bayi yang dia kandung sama sekali bukan anakku.

Start reading