Mati Satu Tumbuh Seribu
Language: id

Sehari sebelum pernikahan, aku menerima telepon dari hotel, "Selamat siang, Nona Kiara. Ada orang yang sudah merusak aula pernikahan Nona." Aku yang tidak tahu apa-apa pun langsung bergegas ke hotel. Setibanya di sana, aku melihat seorang wanita memegang foto pranikah tunanganku dan aku. Dia berteriak marah, "Dasar perempuan nggak tahu malu! Berani-beraninya merebut suamiku! Bahkan memakai uangnya untuk mengadakan pernikahan semegah ini!" Kerumunan langsung ikut heboh. Bahkan manajer hotel ikut menyalahkanku, "Pantas saja mempelai prianya nggak pernah muncul selama persiapan pernikahan.…