Puncak Nafsu Ayah Mertua
Language: id
/0/28416/coverbig.jpg?v=4c66f826dd6c441da5054e0c0b7392e5)
Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit,…