Istri Kontrak Kembali Bersinar
Language: id
/0/30743/coverbig.jpg?v=564d9a1ad64c4d108bfaa0c262b9345c)
Kaki kiriku patah dan terjepit di balik kemudi, darah segar mengalir membasahi gaunku. Namun suamiku, Rayan, berlari melewatiku tanpa menoleh sedikit pun. Ia langsung memeluk Eliza, cinta pertamanya yang duduk di kursi belakang, padahal wanita itu hanya mengalami lecet kecil di lengan. "Sayang, kau baik-baik saja? Jangan takut, aku di sini," ucapnya lembut pada Eliza. Lalu ia berbalik menatapku dengan tatapan penuh kebencian. "Amalia! Kalau kau tidak becus menyetir, jangan membahayakan nyawa Eliza!" Diiringi sirene ambulans, aku tersenyum pahit. Delapan tahun aku mengabdi sebagai…